Blog

0

Strategi Monetize Aplikasi Mobile di Indonesia

Teknologi mobile saat ini berkembang dengan saat cepat. Dulu layar handphone hanya monochrome sekarang sudah canggih layaknya laptop. Dulu memory sangat kecil, sekarang memory 2GB dianggap biasa. Dulu aplikasi yang bisa dikembangkan terbatas pada J2ME, sekarang bermunculan berbagai framework, android, blackberry, dan sebagainya.

Begitu juga dengan aplikasi yang bisa dikembangkan saat ini. Dulu sangat susah sekali membuat sebuah aplikasi mobile, seorang programmer J2ME merupakan ‘dewa’ yang sangat langka, walaupun sekarang masih seperti itu.

Lalu dengan berbagai kemudahan untuk membuat aplikasi ditambah dengan handphone sendiri yang semakin canggih, ada banyak kreasi aplikasi yang bisa dibuat.  Namun setelah aplikasi dibuat, ada sebuah pertanyaan, darimana uang bisa didapat setelah membuat aplikasi mobile?

Ada beberapa strategi yang saya tahu hingga saat ini:

  1. Iklan. Strategi klasik yang bisa digunakan dan mudah adalah dengan iklan. Ada banyak sekali yang menyediakan API untuk memasang iklan di aplikasi kita seperti adsMob dan google adsense. Tentunya karena uang diberikan iklan sangat kecil (kitaran sen), developer harus mampu membuat aplikasi yang dipakai banyak orang dan terus menerus. Tapi ada tantangan bahwa pengguna biasanya malas dengan iklan. Jadi developer harus pintar mengatasi hal ini.
  2. Jual putus. Jual putus aplikasi ke pihak lain seperti perusahaan, instansi atau content provider bisa menjadi cara gampang untuk mendapatkan uang. Tinggal membuat aplikasi sesuai dengan kebutuhan mereka dengan harga yang telah disepakati, rekening di bank akan bertambah dengan seketika. Tapi kerugiannya apabila ternyata aplikasi tersebut booming dan pihak yang membeli aplikasi mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda, developer hanya bisa gigit jari.
  3. Kerjasama dengan operator. Kerjasama dengan operator bisa menjadi pilihan yang enak ga enak buat developer. Seperti diketahui bersama di kalangan developer dan content provider, operator telekomunikasi sangat rakus akan profit sharing, tapi mereka memiliki kelebihan berupa pelanggan yang banyak menjadi target market yang menggiurkan dan kemudahan mereka untuk menjual ke pelanggan, yaitu potong pulsa.
  4. Jual langsung ke pengguna. Jual konten ke pengguna bisa menjadi cara yang paling menguntungkan jika berhasil. Tapi kesulitannya adalah bagaimana menemukan metode pembayaran yang nyaman bagi pengguna, apalagi jika harganya sangat kecil.

Yup mungkin itu beberapa strategi yang bisa digunakan untuk memonetasi aplikasi mobile yang dibuat. Semoga bermanfaat.

Comments

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*

© Copyright PT Javan Cipta Solusi 2012. All rights reserved.