Blog

0

Pemanfaatan I Report (1)

Salah satu API yang biasa digunakan dalam membuat report di Java adalah Jasper Report, dimana secara umum jasper report ini akan memerlukan suatu file .jrxml yang akan dieksekusi menjadi suatu report (bisa dalam bentuk pdf, excel, html, atau dimasukkan dalam suatu swing container). File jrxml ini merupakan layout dari report beserta definisi data yang dapat digunakan. Data yang akan ditampilkan dikirim dari aplikasi Java, dengan memanfaatkan jasper report API ini, dapat dilakukan diantaranya dengan 2 cara :

  1. Via Koneksi Database
  2. Via Java Bean

Apapun cara yang digunakan, kita tetap menggunakan jenis file jrxml (sebagai layout) yang sama. Pada intinya kita bisa langsung mengetikkan secara hardcode isi file jrxml apabila kita memahami struktur yang syntax yang digunakan. Namun begitu, terdapat cara praktis untuk menghasilkan file jrxml ini yaitu dengan menggunakan editor yang disebut I Report. Kemudahan yang diberikan antara lain, kita bisa langsung mengakses isi database dan digunakannya WYSIWYG editor yang netbeans like :)

Langkah awal dan sederhana dalam penggunaan ireport, setelah kita berhasil menginstallnya, sebagai berikut :

  1. Setup Library untuk Koneksi Database
  2. Agar dapat terkoneksi dengan database, kita memerlukan connector yang menghubungkan Java (I report merupakan aplikasi berbasis Java) dengan database yang kita gunakan. Menu ini dapat digunakan dari menu Tools->Options->classpath. seperti pada gambar berikut

  3. Setting Database
  4. Kemudian kita harus melakukan setting database yang akan digunakan, diantaranya berisi nama host, port, database, user dan password. Langkah ini bisa dilakukan menggunakan wizard yang disediakan pada welcome screen.

  5. Create New File Template
  6. Setelah Ireport siap berkomunikasi dengan database, langkah selanjutnya adalah dengan membuat new file untuk template reporting jasper, dengan menggunakan menu File->new maka akan ditampilkan pilihan sebagai berikut:

    Pada langkah tersebut Kita bisa memilih apakah akan menggunakan predefined template sebagai layout ataukah menggunakan blank template.

    Setelah kita memilih template, langkah selanjutnya adalah dengan membuat query untuk mendapatkan data dari database yang akan ditampilkan pada report.

    selanjutnya kita ikuti langkah yang diberikan ,diantaranya dengan memilih field mana saja yang akan otomatis diambil dan fasilitas grouping yang akan dilakukan (kedua hal ini bisa dikonfigurasi pada saat proses modifikasi report setelah wizard selesai)

  7. Desain dan Modifikasi Report
  8. Setelah wizard selesai,maka selanjutnya kita bisa melakukan modifikasi desain dan penambahan variable maupun variable menggunakan editor yang tersedia. Untuk melihat hasil layout yang telah kita buat apabila menggunakan data yang diambil dari database sebenarnya, maka kita bisa menggunakan tab Preview. seperti pada gambar berikut :

Itulah beberapa langkah awal untuk menggunakan ireport, selanjutnya untuk fasilitas yang lebih advanced insyaAllah akan dibahas pada postingan berikutnya. :)

Comments

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*

© Copyright PT Javan Cipta Solusi 2012. All rights reserved.