Blog
Mencicipi PLAY Framework
Salah satu tantangan dalam pemrograman J2EE ataupun web menggunakan Java adalah proses build and deploy yang seringkali memakan waktu yang cukup lama, bahkan dalam beberapa kondisi harus melakukan restart server meskipun masih dalam proses development yang hanya mengubah beberapa file saja.
Beberapa framework dikembangkan bertujuan untuk semakin memudahkan dan mempercepat proses development aplikasi menggunakan java. Diantaranya play framework, yg bahkan bagi programmer yang belum terbiasa java asalkan menguasai konsep OOP maupun MVC akan sangat mudah untuk memanfaatkan framework ini. OK, mari kita lihat asyik dan mudahnya memanfaatkan play framework.
1. Getting Started
Mari kita coba betapa kita dapat memulai membuat web dengan java dengan sangat mudah dan cepat
, dengan langkah sederhana sebagai berikut :
- Download Playframework
Letakkan ekstraksi hasil download, dan setting path pada sistem operasi mengarah pada folder hasil ekstrasi tersebut sehingga anda bisa mengakses file binary play.
- Ketikkan[code]play new myApp[/code]
pada console
myApp adalah nama dari project yang akan kita buat. Otomatis play framework akan membuat susunan folder dan semua file yang diperlukan untuk menjalankan web. Untuk melakukan test bahwa semua berjalan lancar, maka masuk ke dalam folder myApp kemudian ketikkan
[code]play run[/code]
. Selanjutnya aplikasi web yang baru saja kita jalankan dapat kita lihat pada browser dengan alamat http://localhost:9000
2. Merasakan MVC
Untuk memulai coding, kita akan banyak melakukan modifikasi pada folder “app”, dimana didalamnya akan terdapat 3 folder lagi yaitu :
- Models
Berisi kelas-kelas yang dibutuhkan sebagai entity, merupakan suatu kelas java biasa yang mempunya annotation @Entity dan field-field yang akan bersesuaian dengan kolom pada database. Contohnya sebagai berikut:
[code]
package models;
import javax.persistence.Entity;
import play.db.jpa.Model;
@Entity
public class User extends Model{
public String username="";
public String password="";
public User(String username, String password) {
this.username = username;
this.password = password;
}
public User() {
// TODO Auto-generated constructor stub
}
}
[/code]
- Views
Folder ini akan berisi semua tampilan web dengan format html. Dalam file html, dapat digunakan variable-variable yang telah diset pada controller seperti layaknya jstl. Nama file yang dibuat disesuaikan dengana nama method pada controller yang bersangkutan, dan dimasukkan dalam folder sesuai dengan nama Controllernya.
- Controllers
Folder ini akan berisi kelas-kelas java yang mendefinisikan action-action yang petama kali akan dipanggil ketika aplikasi web menerima request. Konfigurasi mapping dapat kita lihat pada file myApp/conf/routes, misalkan secara default didefinisikan sebagai berikut :
[code] * /{controller}/{action} {controller}.{action}][/code]
maka untuk setiap request GET/POST (ditandakan dengan tanda *) dengan path /Users/list akan mengambil pada controller dengan nama Users dan method list(). Dan secara otomatis akan mengambil view pada myApp/app/views/Users/list.html.
Pada Controller ini kita berinteraksi antara model yang telah kita buat untuk mengambil data, dan passing isinya ke view yang telah kita buat.
Demikian sentuhan pertama kita menggunakan playframework, untuk mempelajari lebih mendalam dapat kita baca lebih lanjut pada Dokumentasi yang disediakan.
Comments
There are no comments yet.