Setelah lama ngegantung, akhirnya kali ini saya akan melanjutkan telenovela tentang hardware ini. hehehe..

Setelah sebelumnya saya membahas tentang memory, sekarang tentang storage. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengklasifikasikan storage ada 2 buah:

  1. Interface
    • PATA, kecepatan maksimal transfer data adalah 133MBps atau 1Gbps
    • SATA I, dengan kecepatan maksimal sama dengan 1.5 Gbps
    • SATA II, maksimal 3 Gbps
    • SATA III, maksimal 6 Gbps
  2. Medium
    • Cakram (harddisk), kecepatan maksimal transfer data (non raid) adalah 133MBps
    • SSD (solid state disk), dengan kecepatan maksimal (non raid) adalah 300 MBps

Seperti terlihat di atas, dikarenakan medium fisik storage memiliki keterbatasan kecepatan transfer data, interface SATA III terlihat percuma. Karena ujung-ujungnya terjadi bottleneck di medium itu sendiri. Oleh karena itu, interface harddisk SATA III saat ini masih kurang banyak diminati. Lain halnya apabila kita ingin menggunakan storage kita dalam mode RAID dimana peningkatan performa bisa mencapai dua kali lipat.

Selain itu, dalam storage dikenal istilah buffer atau cache. Cache dalam harddisk memungkinkan data yang tersimpan dalam cache tersebut tetap bisa diakses oleh processor atau memory meskipun status transfer data dalam hard disk sedang busy. Semakin besar cache semakin banyak data yang bisa dicache, namun latensi yang terjadi juga semakin besar.