Blog

0

Lulusan IT ga ngerti hardware – Part 4: Memory

Ok, mari kita lanjut cerita berserinya. Errr… blog berseri maksudnya tentang basic hardware of computer. Kesempatan kali ini yang saya bahas adalah memory. Cerita singkat dari memory adalah bagian yang menyimpan angka, teks, gambar dan lain-lain sebelum diolah/hasil olahan prosesor pada saat program dijalankan. Point ini yang membedakan memory dengan harddisk karena harddisk menyimpan data meskipun program tidak berjalan bahkan pada saat komputer shutdown. Dari hubungan tersebut bisa ditebak bahwa kecepatan transfer data dari memory ke prosesor dan sebaliknya mempengaruhi kecepatan sebuah program dijalankan. Selain itu, data yang dibutuhkan prosesor bermacam-macam ukurannya sehingga semakin besar kapasitas sebuah memory tentu semakin baik.

Dari cerita singkat tersebut bisa diambil benang merah bahwa ada 2 hal yang perlu diperhatikan dalam memilih memory, yaitu kecepatan (frekuensi dan latensi) dan kapasitas. Untuk kapasitas, tidak ada batasan antara motherboard yang digunakan dengan memory yang bisa dipasangkan. Namun, lain ceritanya dengan frekuensi karena masing-masing motherboard memiliki dukungan terhadap frekuensi yang berbeda. Frekuensi ini berkorelasi dengan interface memory tersebut, apakah DDR, DDR2 atau DDR3 (DDR4 sedang dalam pengembangan).

Istilah lain yang berkaitan dengan kecepatan memory adalah latency. Latency pada memory terbagi menjadi banyak komponen (CL-tRCD-tRP-tRAS). Namun, secara garis besar latency adalah delay yang dibutuhkan untuk mengakses data di memory. Semakin kecil latency semakin cepat data tersebut bisa diakses oleh prosesor. Namun, semakin tinggi frekuensi memaksa latency semakin tinggi untuk menjaga kestabilan (suhu) memory.

Berikut ini adalah tipikal range frekuensi dan latency masing-masing interface:

  • DDR: 200MHz – 400MHz atau PC1600 – PC3200 dengan latency 1-5
  • DDR2: 400MHz – 1066MHz atau PC3200-PC8500 dengan latency 3-7
  • DDR3: 800MHz – 2133MHz atau PC6400-PC17000 dengan latency 5-14

Range di atas bisa berubah dengan dilakukannya overclock atau underclock memory.

Comments

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*

© Copyright PT Javan Cipta Solusi 2012. All rights reserved.