Blog
Lulusan IT ga ngerti hardware – Part 3: Processor
Setelah sebelumnya membahas mobo, sekarang saya akan mengulas tentang otak dari kerangka yang disediakan oleh mobo, yaitu processor.
Dalam memilih processor, fitur yang harus dipertimbangkan dalam mobo adalah socket yang dimiliki. Mobo dan processor dengan socket yang berbeda tidak bisa dijadikan satu (pengecualian untuk beberapa processor AMD). Berikut ini adalah daftar processor berdasarkan socket yang support terhadapnya:
Intel
- 775:
- Pentium D
- Pentium Dual Core, seperti E2200, E2160, E5200, E6600, E6700
- Core 2 Duo, seperti E4500, E8500, E7200
- Core 2 Quad, seperti Q9650, Q9550, Q8400
- Core 2 Extreme, seperti QX9770, QX9650
- 1156:
- Core i3 -> 2 core dengan HT (4 thread) , seperti 530, 540
- Core i5 (lynnfield) -> 4 core tanpa HT, seperti 750, 760
- Core i5 (clarkdale) -> 2 core dengan HT (4 thread) , seperti 650/655K, 660/661, 670,680
- Core i7 (lynnfield) -> 4 core dengan HT (8 thread) , seperti 870, 860
- 1366:
- Core i7 (bloomfield) -> 4 core dengan HT (8 thread) , seperti 920, 930, 940, 965, 975
- Core i7 (gulftown) -> 6 core dengan HT (12 thread) , seperti 980X Extreme Edition
Hal yang menarik dari Intel adalah diperkenalkannya kembali konsep Hyper Threading pada jajaran processor Core i3/i5/i7. Selain itu, cache level 3 juga ditambahkan pada processor-processor tersebut. Oleh karena itu, ada yang mengatakan bahwa processor core i adalah processor core 2 yang ditempelkan HT dan L3 cache. Meskipun begitu, performanya dibandingkan core 2 cukup signifikan. Catatan lain terkait processor Intel adalah adanya integrated GPU pada processor core i3 dan i5 clarkdale sehingga bisa membangun rig tanpa vga addon (dengan catatan motherboard yang digunakan berchipset H55).
AMD
- AM2:
- Athlon 64
- Athlon 64 X2
- Athlon 64 FX
- Sempron
- Phenom
- AM2+:
- Athlon 64
- Athlon 64 X2
- Athlon II
- Phenom
- Phenom II
- AM3:
- Phenom II
- Athlon II
Jika diperhatikan, motherboard dengan socket yang lebih dulu keluar bisa dipasangkan dengan processor generasi terbaru. Hal ini dimungkinkan karena AMD mengusung “backward compatible” (socket lama dengan processor baru). AMD saat ini memegang sebagian besar pasar processor untuk segmen low end dikarenakan price/performance-nya yang lebih baik dibanding Intel. Namun, untuk jajaran high end Intel lebih mendominasi.
Ringkasan performa processor-processor yang ada di pasaran (per agustus 2010) bisa dilihat di situs Tomshardware.
achmad
September 1, 2010
mas nanya dong
ada toko yang tuker tambah prosesor doang ga yah
idoej
September 1, 2010
hmm.. klo proc doank kurang tau saya.. tapi klo seluruh part saya tau toko Art Comp di BEC.
Denger2 sih di kandaga nerima itu barang2 seken.