Inovasi dalam berbagai industri adalah salah satu faktor terpenting untuk menentukan masa depan sebuah perusahaan. Inovasi bagi perusahan memiliki 3 bagian, yaitu :

  • Inovasi Produk
  • Inovasi Strategy Marketing & Sales
  • Inovasi Operasional Managemen

ketiga bagian tersebut, tidak ada bagian yang lebih penting dari bagian lainya, mereka saling melengkapi. Di silabus, ada beberapa definisi dari Innovation Engineering, yaitu :

  1. Innovation is the complex process of introducing novel ideas into use or practice – Lemelson/MIT
  2. Innovation occurs at the intersection of invention and insight; it’s about application of invention -Council on Competitiveness
  3. Knowledge applied to tasks that are new and different is Innovation – Peter Drucker
  4. Innovation is the transformation of Knowledge into money – 3M

Secara pribadi, bagi saya definisi yang paling tepat untuk dunia bisnis adalah definisi yang nomor 4, mengapa? karena adalah sebuah kesia – siaan belaka jika inovasi yang telah di hasilkan tidak bisa memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Dalam artikel ini saya akan lebih fokus pada Innovation Engineering dari sisi produk, lebih spesifiknya produk teknologi Informasi.

Physical Design

Pada tahun 1983, IBM, sebagai raksasa IT di saat ini mengeluarkan produk PC nya dengan nama IBM 5120

IBM 5120

dengan spesifikasi produk sebagai berikut :

 

 

 

 

 

 

 

 

Di saat yang bersamaan, Apple Computer mengeluarkan produknya berbasis sistem operasi Macintosh

Apple III

 

 

 

 

 

 

 

 

dengan spesifikasi yang lebih tinggi namun harga yanhg lebih murah :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kehadiran dari komputer untuk kebutuhan personal pada era 1980an  telah membuat Raksasa IBM kerepotan, bahkan kalah total di bandingkan dengan perusahaan kecil namun agresif serta penuh inovasi. Jika kita membandingkan ke dua produk diatas, jelas terlihat bukan, bahwa produk Apple lebih menarik baik secara penampilan fisik dan spesifikasi produknya?. Inovasi – inovasi yang terjadi di tahun 1980 an berada pada area UI ( User Interface ), sedangkan di tahun 2000an awal pada area UX ( User Experience ), contoh pertarungan di area UI adalah sebagai berikut ini :

UI Windows

 

 

 

 

 

 

 

Dengan UI dari Apple

UI Macintosh

 

 

 

 

 

 

 

 

UI dari windows walau penuh warna, namun terkesan norak dan membosankan, sedangkan UI dari Apple walau hanya terdiri dari 3 warna, namun lebih nyaman untuk di lihat. akan tetapi produk Windows tetap unggul dari sisi penjualan, hal ini terbukti dengan produk – produk windows yang begitu menguasai pasar. hal ini bisa terjadi karena microsoft unggul di inovasi marketing nya. Perkembangan kompetisi inovasi di di tahun 2000an  di mulai dari dua kegagalan besar Microsoft di produk, yaitu : Zune dan Keen

Microsoft Keen

 

 

 

 

 

 

 

 

Iphone

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Di bandingkan dengan produk Apple, yaitu IPhone, dari sisi desain fisik, sama – sama bagus, dari sisi UI pun sama – sama bagus, namun mengappa Windows keen begitu fenomenal gagalnya?. satu hal yang yang terlewatkan oleh Microsoft, sebagai sebuah smartphone, memiliki desain yang cantik serta UI yang keren tidaklah cukup, jika tidak memiliki pasar applikasi yang bisa membuat smartphone tersebut berdaya guna, di sini IPhone unggul dari sisi UX ( User Experience ). Itu yang terjadi di tahun 2010, di tahun 2011 ini, persaingan antar produk IT menjadi semakin keras dan ketat, semua vendor memiliki produk yang sama cantik nya, memiliki app market masing -masing, sehingga kedepan persaingan bukan lagi berada di area vendor vs vendor, akan tetapi App developer Vs App developer. dengan 4 area yang potensial, yaitu :

  • Game
  • Edukasi
  • Sistem Informasi
  • Entertainment

Inovasi – inovasi yang di hasilkan di area aplikasi mobile akan menjadi sangat ketat, karena sangat mungkin appliaksi yang satu sangat mirip dengan applikasi lainya, sehingga kedalaman pemahaman sebuah perusahaan terhadap dinamika pasar akan menjadi sangat penting, sejarah inovasi produk membuktikan bahwa produk – produk yang berhasil di pasar dan di terima konsumen bukan lah selalu yang paling canggih atau paling lengkap, akan tetapi produk yang sederhana secara desain, namun sangat solutif bagi pengguna nya. Sebagai penutup saya ingin mengutip ucapa Steve Jobs, yaitu :

“Kita harus membentuk ide-ide dasar dari realitas alam
dengan pemikiran dan kreativitas kita.
Dengan itu kita akan menandai sejarah,
tidak sekedar larut di dalamnya.”- Steve Jobs